Ketua Yayasan Ponpes Internasional Al-Illiyin Gus Choirul Anwar Berpulang Usai Kecelakaan di KM 78
Info Gresik, GRESIK – Dunia pendidikan Islam dan keluarga besar Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin, Wringinanom, Gresik, tengah diselimuti duka mendalam. Pimpinan sekaligus penggerak utama yayasan, Gus Choirul Anwar, wafat setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di KM 78 dalam perjalanan dari arah Merak menuju Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Kabar kepulangan almarhum ke Rahmatullah dengan cepat menyebar dan mengejutkan para santri, asatidz, alumni, serta masyarakat luas yang mengenal sosok penuh dedikasi tersebut.
Peristiwa nahas itu terjadi saat kendaraan yang ditumpangi almarhum melaju dari Merak menuju Jakarta. Berdasarkan informasi dari pihak pesantren, di dalam kendaraan yang sama turut serta Abuya Ahmad Yani Iliyin, H. Oka Pramadyanto Laksono, serta sang pengemudi, Mas Sofyan.
Hingga saat ini, pihak pesantren memohon doa dari seluruh masyarakat luas untuk kesembuhan Abuya Ahmad Yani Iliyin dan H. Oka Pramadyanto Laksono yang saat ini tengah mendapatkan penanganan medis akibat insiden tersebut.
Kepergian Gus Choirul Anwar meninggalkan rongga yang besar bagi Ponpes Internasional Al-Illiyin di Sumberwaru, Wringinanom. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai figur pemimpin yang istiqamah, berjiwa sosial tinggi, serta senantiasa mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk kemajuan dan pengembangan lembaga pendidikan pesantren tercinta.
Jejak pengabdian almarhum dalam membimbing para santri dan membangun umat akan selalu dikenang sebagai amal jariyah yang mengalir.
Jenazah almarhum dijadwalkan tiba di kompleks pesantren dan langsung dimakamkan pada malam hari ini pukul 00.00 WIB (12 Malam) di Pemakaman Keluarga, Pendopo Maqam Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin, Sumberwaru, Wringinanom, Kabupaten Gresik
Keluarga besar Ponpes Internasional Al-Illiyin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala perhatian, simpati, dan doa dari berbagai pihak.
Mari sejenak menundukkan kepala, mengirimkan bacaan Al-Fatihah dan doa terbaik untuk almarhum:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
"Ya Allah, ampunilah beliau, rahmatilah beliau, berikanlah keselamatan kepadanya, dan maafkanlah segala kesalahannya. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, melapangkan kuburnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya.
Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran yang luas dalam menghadapi ujian ini. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
Sumber: Keluarga Besar Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin, Sumberwaru, Wringinanom, Gresik.


